Abdya Bakal Jadi Mobil Kempes

1 min


36
63 shares, 36 poin
Abdya Bakal Jadi Mobil Kempes
Ruang Rapat DPRK Abdya terlihat kosong menjelang sidang paripurna pengesahan KUA PPAS. Rabu (12/9/2018) Foto : HAI/ Julida Fisma.

HARIANACEH.CO.ID BLANGPIDIE —  Roda pemerintahan kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terancam kolep ibarat mobil mogok yang kempes ban menyusul tidak hadirnya sejumlah anggota DPRK dalam sidang paripurna pengesahan (KUA-PPAS) perubahan 2018.

Informasi yang dihimpun dilapangan, bahwa sidang paripurna pengesahan KUA PPAS perubahan Abdya yang dilaksanakan digedung DPRK setempat berlangsung Rabu (12/9) kemarin gagal.

Karena dari 24 anggota DPRK Abdya yang hadir dalam sidang paripurna KUA-PPAS tersebut hanya tujuh orang, sehingga sidang diskor hingga Senin (17/9) lantaran tidak memenuhi kourum.

“Sidang paripurna kemarin terpaksa hasrus kita skor sampai hari Senin atau selama tiga hari kerja,” kata Sekretaris dewan (Sekwan) Abdya, Salman, SH kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya. Kamis (13/9/2018).

Menurut Salman, Jika dengan batas watu yang telah di tetapkan tersebut tidak juga mencukupi kuorum maka berkas KUA-PPAS akan diserahkan kembali kepada  Badan Musyawarah (Banmus) untuk dilakukan kembali jadwal penutupan pembahasan.

“Jika jadwal ulang penutupan pembahasann ini gagal juga maka segaloa proses yang ada dipemerintaha akan tersendat,” ujarnya.

meski tersendat kata Salaman, roda pemerintahan tetap akan jalan, akan tetapi sudah ibarat mobil kempes ban.” Katanya.

Memang sambung Salman, pembahasan KUA PAS untuk APBK-P bukan menjadi sebuah kewajiban layaknya pembahasakan APBK murni tetapi pembahasan tersebut dilakukan agar anggaran yang tidak terpakai dalam APBK murni bisa digunakan dalam APBK-Perubahan.

“Misalnya ada kegiatan-kegiatan yang tidak dikerjakan yang angaranya tidak terpakai dan penempatan mata anggaran yang salah, itu dibahas dalam KUA-PPAS, sehingga Kegiatan tersebut bisa dijalankan kembali,” ungkapnya.

Sekwan Abdya tersebut, mengaku tidak mengetahui penyebab tidak hadirnya sejumlah anggota Legislatif dalam sidang paripurna penutupan KUA PPAS Abdya 2018 itu.

Namun informasi yang berkembang, ketidakhadiran sejumlah wakil rakyat dalam sidang paripurna tersebut disinyalir karena tidak mendapat proyek aspirasi 2018.

“Kita tidak mengetahui apa alasan mereka tidak hadir dalam sidang itu, karena  tidak pernah disampaikan ke kita. Kemudian selama ini mereka selalu hadir ikut pembahasan di DPRK,” imbuh Salman.

Namun, Salman juga mengaku mengetahui adanya informasi terkait aspirasi tersebut tetapi informasi yang ia peroleh bukan secara kelembagaan. Melainkan hanya secara perorangan.

“Mungkin Informasi itu memang ada, tetapi bukan secara kelembagaan. Kalau secara individu mereka mungkin ada tetapi kita tidak tau pasti soal itu.” tutup Salman.

Ketua DPRK Abdya, Zaman Akhli belum berhasil dikonfirmasi wartawan terkait isu tersebut sebab saat dihubungi beberapa kali via telpon selulernya  tidak dianggakat meski tersambung.[]

5/5 (3 Reviews)

Komentar


Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
25
Suka
Takjub Takjub
22
Takjub
Kaget Kaget
18
Kaget
Takut Takut
16
Takut
Lucu Lucu
13
Lucu
Sedih Sedih
8
Sedih
Marah Marah
5
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns